Isu sosial lain yang turut disoroti dalam audiensi tersebut adalah fenomena yang dinilai berpotensi mengganggu tatanan sosial masyarakat. Para ulama meminta adanya langkah pembinaan dan penanganan yang komprehensif dari pemerintah daerah.
Para peserta audiensi juga menekankan pentingnya keterbukaan pemerintah dalam menerima masukan dari masyarakat. Mereka berharap setiap aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara serius dan menjadi bahan evaluasi bersama.
Baca Juga
Front Mahasiswa Anti Korupsi Desak KPK Periksa Wali Kota Samarinda Terkait Anomali Anggaran Mobil Dinas
Jumat, 17 April 2026
Audiensi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban serta nilai-nilai sosial di Kabupaten Lebak.
