Saat ini, sekitar 11 rumah di titik longsor berada dalam kondisi siaga karena berada di garis area rawan. Sejumlah warga terlihat mulai mengamankan barang-barang mereka sebagai langkah antisipasi apabila terjadi longsor susulan.

Legislator dari Fraksi PKS ini juga menyaksikan langsung kepedulian warga, khususnya para pemuda di lokasi, yang dengan berani turun ke area longsoran untuk membantu menyelamatkan dokumen penting milik warga seperti ijazah, surat-surat, dan barang berharga lainnya.

Selain itu, Saadiah turut bertemu langsung dengan pemilik rumah yang terdampak parah akibat longsor. Saat kejadian, keluarga tersebut diketahui sedang berada di luar Ambon sehingga tidak sempat menyelamatkan barang-barang di dalam rumah.

“Mereka baru tiba pagi tadi dan hanya bisa melihat rumah yang sudah lama mereka perjuangkan kini rusak dan tertimbun longsor. Ini tentu menjadi kesedihan yang sangat besar,” katanya.

Saat berada di lokasi, Saadiah dan warga juga beberapa kali mendengar bunyi pergerakan tanah dari titik longsor yang membuat warga dan tim peninjau harus menjauh demi keselamatan.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang bermitra dengan sektor infrastruktur dan kebencanaan, Saadiah menegaskan pentingnya langkah mitigasi dan penanganan yang serius terhadap kawasan rawan longsor di Kota Ambon dan wilayah Maluku lainnya.

Dia berharap penanganan terhadap warga terdampak dapat berjalan baik serta mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan longsor susulan.