Dalam kesempatan itu, Bahrul juga memperkenalkan SMK IT Al-Hisa sebagai lembaga pendidikan yang dibangun dengan semangat sosial dan pembinaan akhlak generasi muda. Ia menegaskan sekolah yang dipimpinnya tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga pembentukan karakter dan moral peserta didik.
“Sekolah ini hadir sebagai usaha sosial untuk mendidik anak-anak agar memiliki akhlak mulia. Kami ingin melahirkan generasi yang cerdas sekaligus berkarakter,” katanya.
Ia menjelaskan, sekolah dengan jurusan Akuntansi serta Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) tersebut merupakan SMK swasta yang memberikan pendidikan gratis tanpa biaya SPP hingga lulus bagi para siswanya. Program tersebut menjadi bentuk komitmen sekolah dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat luas.
Sementara itu, dalam materinya, Rahmat Alamsyah menegaskan bahwa perjuangan melawan penyalahgunaan narkotika merupakan perjuangan kemanusiaan yang harus dilakukan bersama.

Menurutnya, masyarakat saat ini dihadapkan pada pilihan besar, yakni membiarkan generasi muda dirusak demi keuntungan sesaat atau bersama-sama menyelamatkan masa depan bangsa.
“Gerakan melawan narkotika bukan hanya tugas aparat, tetapi tugas seluruh elemen bangsa. Generasi muda harus memahami bahwa rasa bahagia dan semangat hidup dapat dibangun melalui dopamine positif, seperti prestasi, pendidikan, olahraga, organisasi, dan aktivitas produktif lainnya tanpa narkoba,” tutupnya.




