Dari hasil pengembangan di lapangan, diperoleh dugaan waktu kejadian bahwa aksi pencurian kemungkinan besar terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari. Hal ini terungkap mengingat pada pukul 03.30 dini hari, petugas operator sudah mendeteksi anomali pada sistem, di mana lampu sinyal tetap menyala merah dan tidak mengalami perubahan seperti seharusnya saat kereta akan melintas.

Indra Waspada menambahkan, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga telah merespons cepat dengan mengerahkan tim teknis untuk melakukan pemulihan fungsi perangkat yang hilang atau rusak.

“Seluruh hambatan dan gangguan yang terjadi sudah dinyatakan pulih dan beroperasi normal kembali setelah proses perbaikan serta penggantian perangkat selesai dilakukan,” tambahnya.

Meski hingga saat ini laporan resmi terkait peristiwa tersebut belum diajukan secara tertulis oleh pihak pengelola KAI ke kantor polisi, namun aparat kepolisian memastikan bahwa proses penyelidikan dan penelusuran kronologi kejadian tetap dilakukan secara intensif untuk mengungkap pelaku dan mencegah kejadian serosa terulang.