Teropongistana.com Pandeglang – Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa menyoroti masih tingginya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pandeglang. Ia meminta peran keluarga dan lingkungan sekolah diperkuat guna mencegah terjadinya kekerasan, khususnya di lingkungan pendidikan.

Adde Rosi mengaku prihatin dengan berbagai kasus kekerasan seksual yang belakangan terjadi. Menurutnya, penanganan kasus harus dilakukan secara serius dan tidak boleh ditutup-tutupi apabila telah memenuhi unsur pidana.

“Kami berharap kasus-kasus ini bisa tertangani secara kekeluargaan, tetapi kalau memang sudah ada unsur penyalahgunaan kekuasaan dan melanggar undang-undang, tentu harus ditindak aparat hukum,” kata Adde Rosi, Jumat (29/5/2026),

Iklan

Ia menilai pengawasan dari orang tua menjadi langkah utama untuk melindungi anak dari potensi kekerasan seksual. Selain keluarga, sekolah juga diminta memperkuat sistem pengawasan melalui satuan tugas (satgas) serta optimalisasi peran guru bimbingan dan konseling (BK).

“Kami berharap keluarga, khususnya orang tua, bisa memberikan pengawasan maksimal kepada anaknya. Pihak sekolah juga, satgasnya harus diberlakukan, guru-guru BK juga harus memberikan pengawasan kepada murid-muridnya,” ujarnya.

Menurut dia, perubahan perilaku anak perlu menjadi perhatian serius bagi orang tua maupun guru. Jika ditemukan hal-hal di luar kebiasaan anak, maka harus segera dilakukan mitigasi agar tidak berkembang menjadi tindak kekerasan.