“Kami siap berjalan dalam satu barisan dan satu komando bersama Ketua DPW PKB Banten, Bapak Ahmad Fauzi. Beliau telah menunjukkan kepemimpinan yang mampu menyatukan energi kader di seluruh Banten. Karena itu, PKB Lebak siap mendukung dan mengawal setiap arah perjuangan partai demi kemajuan organisasi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Menurut Acep, kepemimpinan Ahmad Fauzi di tingkat provinsi telah menjadi energi positif yang mampu membangkitkan semangat kader untuk terus bergerak dan berjuang.

“Di bawah kepemimpinan Pak Ahmad Fauzi, PKB Banten semakin solid dan semakin diperhitungkan. Semangat itu yang akan kami lanjutkan di Kabupaten Lebak. Kami ingin memastikan bahwa setiap kader menjadi pelayan masyarakat, hadir di tengah rakyat, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Acep mengajak seluruh kader PKB Lebak untuk mengesampingkan berbagai perbedaan dan fokus pada tujuan besar partai, yakni memperkuat organisasi serta memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Hari ini bukan tentang siapa yang menang atau siapa yang memimpin. Hari ini adalah tentang bagaimana kita bersama-sama membesarkan PKB. Saatnya seluruh kader merapatkan barisan, memperkuat solidaritas, dan bergerak dalam satu irama perjuangan. Karena PKB yang kuat lahir dari kader yang solid,” tegasnya.
Penetapan yang dilakukan langsung oleh DPP PKB dari Jakarta tersebut menjadi awal babak baru perjuangan PKB Kabupaten Lebak. Dengan kepemimpinan Acep Dimyati yang kembali memperoleh mandat serta sinergi yang kuat bersama Ahmad Fauzi di tingkat provinsi, harapan besar kini tertuju pada semakin kuatnya peran PKB dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Semangat satu komando, satu perjuangan, dan satu tujuan menjadi pesan utama yang mengiringi kepengurusan baru PKB Lebak, yakni membesarkan partai sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Banten, khususnya Kabupaten Lebak.



