Selain itu, Deinas Geley mengutip Matius 6:33 yang mengajarkan agar umat percaya mencari terlebih dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, sehingga setiap pekerjaan yang dilakukan dapat menjadi bagian dari panggilan untuk membangun daerah.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi mengutus kontingen Pesparawi Nasional XIV yang akan mengikuti ajang tersebut di Provinsi Papua Barat pada tahun 2026.

Deinas Geley mengatakan, keikutsertaan Papua Tengah dalam Pesparawi Nasional menjadi momentum bersejarah karena merupakan kali pertama provinsi baru tersebut ambil bagian dalam kegiatan tingkat nasional itu.
“Ini adalah sejarah sekaligus kebanggaan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Pesparawi bukan sekadar perlombaan paduan suara gerejawi, tetapi juga menjadi wadah persekutuan umat Kristen di Tanah Papua, sarana memuliakan nama Tuhan, serta kesempatan mempersembahkan talenta melalui pujian dan nyanyian.
“Kontingen Papua Tengah bukan hanya membawa nama daerah, tetapi juga membawa kesaksian iman. Jadikan kesempatan ini sebagai bentuk pelayanan kepada Tuhan,” pesannya kepada seluruh peserta.

Ia juga meminta peserta, pelatih, dan official untuk menampilkan kemampuan terbaik, menjaga kekompakan tim, menjaga kesehatan, serta membawa nama baik Papua Tengah selama mengikuti Pesparawi Nasional XIV.
Lebih lanjut, Deinas Geley menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah memandang pembinaan kegiatan keagamaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan kehidupan rohani masyarakat.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Pulau Papua Ada di Dalam Alkitab” yang merujuk pada Yesaya 46:11, dengan subtema “Papua Tengah Bangkit Menjadi Terang bagi Semua Suku dan Bahasa di Indonesia dan Bangsa-Bangsa” berdasarkan Yesaya 60:1.
Melalui kegiatan Oikumene dan pengutusan Kontingen Pesparawi Nasional XIV ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap seluruh peserta dapat membawa semangat persatuan, damai sejahtera, serta menjadi terang bagi banyak orang melalui talenta yang Tuhan berikan. (Abdullah/red)



