Bimbingan Teknik berlangsung mulai hari ini tanggal 7 -10 Maret 2022, diikuti oleh 240 peserta yang terbagi atas 120 peserta di Kota Palangka Raya dan 120 peserta di Kabupaten Katingan.

Kegiatan ini hadiri oleh Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut, Kementerian Perindustrian RI dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangka Raya dan Kabupaten Katingan.

Politisi Golkar Dapil Kalimantan ini bilang masyarakat Indonesia, secara khusus Kalimantan harus diberikan keilmuan dan keterampilan terkait hal-hal yang dapat membuatnya kreatif berkarya dan menjadi SDM yang produktif

“Sehingga mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan di tengah Pandemi Covid-19,” imbuh Mukhtarudin.

Bimtek wira usaha baru IKM yang dilaksanakan di Palangkaraya meliputi 12 kegiatan / bidang, yaitu:
IKM Makanan ringan
IKM Minuman sari buah
IKM Kopi Barista
IKM Batik
IKM Tenun
IKM Kerajinan Rotan
IKM Anyaman Purun
IKM Furnitur
IKM Pandai Besi
IKM Perbengkelan Roda Dua
IKM Service Komputer
IKM Service Elektronik.

Selain materi teknis, peserta juga dibekali dengan materi lainnya, yaitu Perijinan, materi Perbankan/KUR dan materi Kewirausahaan.

Kegiatan Bimtek Wirausaha baru IKM sebelumnya telah diadakan di 4 (empat) Kota/Kabupaten di Kalimantan Tengah, yaitu di Kab. Kotawaringin Barat, Kota Palangka Raya, Kab. Kotawaringin Timur dan Kab. Kapuas, dan akan terus berlanjut di kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah secara bergantian.

Anggota Banggar DPR RI ini menyampaikan bahwa bimtek WUB industri kecil dan menengah ini dapat menjadi salah satu program unggulan Kemenperin.

“Saya berharap bimtek wirausaha baru (WUB) IKM ini akan menjadi pondasi pengaman pascapandemi, yang sejalan dengan Program Kementerian Koordinator Perekonomian yang dipimpin oleh Airlangga Hartarto,” pungkas Mukhtarudin.