Teropongistana.com Papua – Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Papua, Jehezkiel Devy Sudarso melakukan peresmian rumah Restorative Justice (RJ) di Kampung Karyendi Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor. Tujuan launching rumah Restorative Justice ini adalah untuk tempat dalam segala penyelesaian persoalan masyarakat.

“Kehadiran rumah Restorative Justice diharapakan mampu menggali kearifan lokal dalam rangka mengimplementasikan nilai – nilai yang hidup dalam masyarakat serta rumah Restorative Justice dapat sebagai tempat musyawarah mufakat telah membuka harapan untuk menciptakan keharmonisan dalam masyarakat,” kata Wakajati Papua, Jehezkiel kepada awak media, Jumat (28/10).

Baca juga : TERBAIK…!Kejari Biak Numfor Gunakan Keadilan Restorative Justice

Lebih lanjut, kata Jehezkiel Devy bahwa pihaknya mengucapakan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor. Kata Wakajati, berkat dukungan penuh Pemda Biak Numfor dalam percepatan upaya mewujudkan kesejahteraan hukum bagi masyarakat di daerahnya.

“Sekali lagi, saya atas nama keluarga Adhyaksa menyampaikan terimakasih kepada Pemda Biak Numfor dalam mewujudkan kesejahteraan hukum di tempatnya,” terang Wakajati.

Di tempat yang bersamaan, Kejari Biak Numfor, Dr. E. P. Numberi melalui Kasi Intelijennya H Arung Boro menjelaskan bahwa dalam peresmian rumah Restorative Justice, Kejaksaan Negeri Biak Numfor juga melaksanakan penghentian Penuntutan. Pemberhentian tersebut juga sudah berdasarkan Keadilan Restoratif atas nama tersangka Niko Rumaropen yang disangka melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHPidana dengan cara membacakan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan dan pelepasan rompi (baju) tahanan.

Baca Juga Desa Ketapang Dari Kumuh Jadi Go International Senin, 24 Oktober 2022
Desa Ketapang Dari Kumuh Jadi Go International