TEROPONGISTANA.COM LEBAK – Pemilihan kepala desa (Pilkades) di dua Desa yaitu Parungsari dan Cipeucang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak akan digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Serang. Pasalnya, PPKD maupun Pembina tingkat Kecamatan diduga tak menjalankan Peraturan Bupati (Perbub) pasal 83 tentang penyelesaian hasil pemilihan kepala desa.

“Jadi PPKD maupun Sub panitia Pilkades tingkat Kecamatan mengabaikan Pasal 83 nomor 2 tentang perselisihan hasil pemilihan kepala desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan tahapan yaitu poin A. Dimana tim pembina harus bisa memfasilitasi panitia pemilihan melalui rapat penyelesaian permasalahan perselisihan dari hasil pemilihan kepala desa ditingkat kecamatan yang harus dihadiri berbagai pihak terkait selambat-lambatnya lima hari setelah paporan diterima.”jelas Kuasa Hukum Dua (2) Calon Kepala Desa yang ada di Wanasalam, Nandang Wirakusuma, Selasa (2/11) di Lebak.

Baca juga : WADUH…!DPRD Lebak Minta Jalan Ditutup di Sukamanah Dibuka

Dikatakan Wira, sampai dengan saat ini, pihaknya sebagai Kuasa Hukum yang keberatan yaitu penggugat belum pernah menerima undangan secara resmi, baik itu dari PPKD yang dipasilitasi oleh tim pembina Kecamatan.

Baca Juga MANTAP…!Kapolri Buka Festival Mural Bhayangkara Sabtu, 30 Oktober 2021
Mantap...!Kapolri Buka Festival Mural Bhayangkara

Nandang Wirakusuma SH, menyayangkan sikap PPKD Parungsari dan Cioeucang maupun SUB PPKD tingkat tingkat Kecamatan Wanasalam yang memang mengabaikan aturan tersebut. Seharusnya, kata Nandang, tahapan-tahapan seperti itu bisa dilakukan untuk kelarifiksi dan verifikasi atas aduan keberatan sesuai aturan dari Perbub tersebut tentang pemilihan kepala desa serentak.

“Jadi proses kelarifiksi dan verifikasi perselisihan dari tahapan-tahapan perselisihan penggugat calon gak dilakukan, ada proses yang mereka tak tempuh.”tutur Nandang dengan nada kesal.