Teropongistana.com Jakarta – Direktur Eksekutif Etos Indonesia Institute, Iskandarsyah menyoroti penanganan kasus impor baja yang saat ini sedang ditangani penyidik di Kejaksaan Agung. Menurut Iskandarsyah penanganan kasus tersebut tidak serius dan hanya pegawai-pegawai bawah yang dijadikan tumbal.

“Kalau memang penyidik dalam hal ini Jampidsus Kejagung tidak bisa menangani atau mengungkap pejabat yang terlibat. Lebih baik Jaksa Agung mencopotnya dan menggantinya dengan orang yang layak,” kata Direktur Eksekutif Etos Indonesia Iskandarsyah yang kerap disapa Iskandar kepada Redaksi Teropongistana.com , Senin (24/10).

Baca juga : Veri Anggrijono Luruskan Tudingan Keterlibatannya di Kasus Impor Baja

Iklan

Lebih lanjut kata Iskandar, selama penanganan kasus korupsi impor baja, rakyat diam bukan berarti tidak memperhatikan atau memantau perkembangannya. Hal itu bisa dilihat dari beberapa saksi yang diperiksa maupun mereka yang ditetapkan tersangka.

“Keterlibatan petinggi-petinggi di Bea Cukai dalam masalah ini juga terlihat jelas, tapi sampai saat ini belum ada pejabat di sana yang dijadikan tersangka ataupun diperiksa mungkin ada sesuatu atau main mata. Tentu ini sangat memperihatinkan mereka-mereka yang dibawah menjadi korban atasannya,” tutur Iskandar.

Baca juga : MANDEK…!Komisi III Akan Panggil Jaksa Agung dan Jampidsus Soal Impor Baja