TEROPONGISTANA.COM JAKARTA –  Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI dipimpin Anggota Komisi V Bambang Hermanto meninjau progres pembangunan Bendungan Sadawarna, di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Diketahui Bendungan Sadarwana ini dibangun karena adanya permintaan kebutuhan air bersih, guna mensuplai ke kawasan industri Patimban.

Demikian diungkapkan Hermanto usai memimpin pertemuan Tim Kunspek Komisi V DPR RI dengan Direktur Bendungan dan Danau Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Airlangga Mardjono, dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum Bastari di Bendungan Sadawarna, Subang, Jawa Barat, Kamis (4/10/2021).

“Seperti kita lihat hari ini, alhamdulillah bendungan ini masih berlanjut pembangunannya walau dalam keadaan dan situasi pandemi bisa berjalan lancar. Dan disampaikan saat ini sudah rampung hingga 70 persen progresnya. Artinya bendungan tidak lama lagi akan segara rampung, dimana targetnya Juli 2022,” jelas Hermanto.

Iklan

Lebih lanjut politisi Partai Golkar itu menyampaikan, usai rampungnya pembangunan Bendungan Sadawarna akan ditindaklanjuti pembangunan instalasi air bersih untuk memasok air bersih ke kawasan industri Patimban. Diharapkan setelah rampungnya pembangunan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat, seperti mensuplai pasokan air bersih, serta irigasi pertanian di wilayah Indramayu dan Subang.

“Saya menginginkan rampungnya pembanguan Bendungan Sadarwana, daerah-daerah yang teraliri air bisa meningkatkan produksi, terutama di bidang pertanian. Seperti kita ketahui daerah Indramayu sebagai lumbung padi nasional dan di Subang ini merupakan kawasan daerah persawahan,” urai legislator dapil Jawa Barat VIII itu.

Hermanto juga mengingatkan bahwa keberadaan bendungan ini harus membawa manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat sekitar, tidak hanya petani tetapi masyarakat yang terdampak keberadaan bendungan. Artinya masyarakat di sekitar pembangunan Bendungan Sadarwana harus mendapatkan manfaat yang lain, contohnya bisa dipekerjakan sesuai kemampuan di wilayah bendungan tersebut.