TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan eks Direktur Askrindo berinisial AFS sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama (PT AMU) tahun anggaran 2016-2020. Anton langsung ditahan.
“Tim penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus menetapkan satu orang tersangka terkait tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama atau PT AMU tahun anggaran 2016-2020,”ucap Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam konferensi pers di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jaksel, Senin (8/11/2021).

“Satu orang ditetapkan menjadi tersangka. Tersangka inisial adalah AFS selaku Direktur Operasional Ritel PT Askrindo dan sekaligus Komisaris PT Askrindo Mitra Utama.”tambah Eben.
Baca juga
Eben menjelaskan bahwa peran tersangka Anton yang meminta dan menerima bagian dari share komisi yang tidak sah dari PT AMU. Sementara, dalam kasus ini terdapat pengeluaran komisi agen dari PT Askrindo kepada anak usahanya, PT Askrindo Mitra Utama, secara tidak sah yang dilakukan dengan cara mengalihkan produksi langsung (direct) PT Askrindo menjadi seolah-olah produksi tidak langsung melalui PT AMU (indirect).
“Peranan tersangka yaitu tersangka AFS ini meminta dan menerima bagian dari share komisi yang tidak sah dari PT AMU,”tutur Eben.




