Teropongistana.com Serang – Komite Rakyat Nasional (Kornas) Jokowi Provinsi Banten, Yusuf Reza Soleman mendorong Kepolisian dan Polres Serang untuk PT AUM dan beberapa galian tanah merah yang ada di Pagintungan, Jawilan. Menurut Yures, kepolisian harus memeriksa berkas IUP yang tak dimiliki oleh PT AUM dan Galian tanah di Pagintungan yang diduga dibekingi oknum polisi.
“Polres Serang dan Polda Banten justru harus meriksa IUP PT AUM dan galian tanah di Pagintungan, jadi tak etis menyalahkan dana CSR ke Desa Pagintungan saja,”” kata Ketua Kornas Provinsi Banten, Yusuf Reza Soleman, Minggu (13/8/2023)
Menurut Yures yang merupakan pentolan aktivis 98 tersebut, seanadainya tak ada tindak lanjut, pihaknya juga akan melaporkan kasus adanya Perusahaan dan Galian tanah merah di Pagintungab Serang ke Mabes Polri bagian Gakum Kementerian Republik Indonesia. Karena, menurut Yures, hal tersebut sangat merugikan masyarakat.
“Dalam waktu dekat lah, kita akan buat laporan ke Polda dan Pusat kalau seandianya tak ada tanggapan dan tindakan dari Polres Serang,” tegas Yures.
Sebelumnya, Perusahaan tambang milik PT AUM dan galian tanah merah yang berlokasi di Desa Pagintungan Kecamatan Jawilan, Serang mengancam akan menghapus dana Corporate Sosial Rssponsobility (CSR). Hal tersebut ditegaskan oleh salah seorang yang mengaku manajemen dari PT AUM yang membidangi keamanan, Marissa, Rabu (2/8/2023).
“Seandainya ada polemik terus dengan wagr, Tentu kita akan stop dana CSR itu untuk tidak diberikan,” kata Salah seorang keamanan di PT AUM, Marissa, Rabu (3/8/2023).
