” 33 DPD Partai Golkar menginginkan segera dilakukan munaslub karena bahlil lahadalia di anggap tidak merangkul semua golongan kali ini semua pengurus dpp partai golkar hanya orang-orang bahlil .
Selain itu orang-orang dekat bahlil yang menduduki kepengurusan di dpp partai golkar terlalu ugal-ugalan memaksakan kehendaknya, kami berharap sebagai kader muda segera dilakukan munaslub sekarang kepengurusan di daerah terkekang.
Baca JugaLaksanakan Mandat Kongres, Demokrat Jawa Barat Siap Konsolidasi Sukseskan Program Presiden PrabowoMinggu, 2 Maret 2025Baca lagi : Bikin Masalah Terus, Keputusan UI Anulir Gelar Doktor Bahlil Lahadalia Tepat
Dia menilai, ada satu sikap Bahlil yang semakin menimbulkan perasaan kader Golkar untuk menyegerakan Munaslub Golkar, yakni adegan Bahlil cium tangan Gibran Rakabuming Raka yang merupakan putra Joko Widodo.

Sebelumnya, beredar di aplikasi berbagi pesan Whatsapp pada Rabu 12 Februari 2025, gambar lima figur calon Ketua Umum Partai Golkar.
Baca juga: Bahlil Bungkam Disertasi Bodong, Politisi Golkar Mantan Napi Beri Pembelaan
Muncul empat poster calon ketua umum partai golkar Kabinet Merah Putih, yakni Meutya Viada Hafid yang saat ini menjabat Menteri Komunikasi dan Digital.
Lalu Nusron Wahid yang menjabat Menteri Agraria dan Tata Ruang, Dito Ariotedjo yang menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Maman Abdurahman yang menduduki jabatan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Sementara satu nama lainnya adalah Bambang Soesatyo.
Baca juga: Bahlil Bela Terkait Korupsi PT Pertamina, Warga Hanya Pelaku yang Mewajarkan Tindak Kejahatan
Orang-orang Bahlil di kepengurusan dpp partai Golkar banyak orang-orang yang tidak berproses dari nol yang tiba-tiba menduduki kursi DPP ini bahaya buat partai Golkar.

Golkar Bukan milik Bahlil Lahadalia melainkan milik rakyat indonesia jadi jangan seenaknya. Kami berharap presiden prabowo tau misi rahasia Golkar di pimpin Bahlil lahadali, ungkapnya.





