Pernyataan tersebut menjadi titik terang bahwa perjuangan kritis bukan untuk mencari panggung, tetapi untuk memastikan bahwa sistem bekerja secara jujur, terbuka, dan berpihak pada kualitas, bukan kedekatan.
JAN Banten menegaskan: jika seleksi ini dilakukan dengan prosedur yang tertutup dan minim akuntabilitas, maka yang dipertaruhkan bukan hanya nama baik Kemenag, tapi juga kepercayaan umat.
Kami akan terus berdiri di garis depan mengawal proses ini hingga terang benderang. Bukan untuk memaksa kehendak, tetapi untuk memperjuangkan hak setiap warga negara mendapatkan kejelasan dan keadilan.
Transparansi bukan sekadar formalitas administratif—ia adalah napas dari pelayanan publik yang berintegritas.
Hormat kami,
Muhamad Yusup
Ketua DPW Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) Banten

