Teropongistana.com Pandeglang – Di tengah keterbatasan, masyarakat Kampung Cireungit, Desa Medong, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, membuktikan bahwa semangat gotong royong masih hidup dan mampu menciptakan perubahan nyata. Dengan swadaya murni, mereka berhasil menyelsaikan pengecoran jalan tanjakan sepanjang 90,1 meter, lebar 4 meter, dan ketebalan 20 cm. Jalan ini merupakan bagian dari jalan poros kabupaten yang sangat vital bagi mobilitas warga, khususnya untuk akses ekonomi dan sosial, Selasa (29/04/2025).

Kolaborasi Tokoh Masyarakat, Donatur, dan Warga Proyek pembangunan jalan ini digerakkan oleh Ucu Husaeni, seorang tokoh pemuda setempat yang aktif memobilisasi warga. Tidak sendiri, ia mendapat dukungan penuh dari Abah Haji Enap, seorang tokoh masyarakat dan donatur utama yang peduli terhadap pembangunan infrastruktur desa.

“Kami sadar bahwa menunggu bantuan pemerintah membutuhkan waktu lama, sementara jalan ini sangat dibutuhkan warga. Akhirnya, kami sepakat bergotong royong. Alhamdulillah, semua pihak bersemangat,” ujar Ucu Husaeni dengan penuh syukur.

Sementara itu, Abah Haji Enap menegaskan bahwa kontribusinya sebagai donatur adalah bentuk tanggung jawab sosialnya.

“Ini bukan tentang siapa yang memberi, tapi tentang bagaimana kita bersama-sama membangun desa. Saya hanya membantu, tapi yang luar biasa adalah kesadaran dan kerja keras warga,” katanya.

Semangat Swadaya yang Patut Dicontoh
Yang membuat proyek ini istimewa adalah seluruh proses pengerjaan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Mulai dari persiapan lahan, pengecoran, hingga finishing, warga bergantian turun tangan tanpa mengharapkan upah. Bahkan, beberapa warga yang memiliki keahlian di bidang konstruksi dengan sukarela memimpin teknis pengerjaan.