Teropongistana.com Banten – Dengan adanya dugaan jual beli proyek di Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) serta Dugaan Korupsi di Sekretaris Dewan (SEKWAN) Banten. Kami penggerak pelajar mahasiswa banten menduga adanya kongkalinkong antara pejabat di pemerintah Provinsi Banten.
Penggerak Mahasiswa Pelajar Banten (PMPB) menjelaskan kondisi Provinsi Banten hari ini sangat memprihatinkan kerena masih banyaknya oknum pejabat serta anggotanya yang masih saja melanggar hukum atau melakukan tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Masyarakat, Pemuda dan Mahasiswa sangat resah terhadap praktik yang tidak terpuji tersebut.

Hal itu di beberkan Koordinator Penggerak Mahasiswa Pelajar Banten (PMPB) Wildan, kepada Awak Media, Senin (19/05/2025).
Wildan menduga, adanya tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang di lakukan oleh Eks Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten dan merangkap sebagai Eks PLT kepala BAPENDA Banten bahwa ada indikasi Jual Beli Proyek atau kegiatan yang dimana Eks PLT Kepala Bapenda Banten di duga meminta 20% kepada Kontraktor dari setiap Paket/kegiatan salah satunya kegiatan/ Paket, Detail Paket : Kode RUP 53742838 / Nama Paket : Belanja Modal Aset Tidak Berwujud (Belanja Modal Aset Tidak Berwujud-Software) dengan total pagu anggaran 4.991033.000.
“Kami menilai Dengan adanya hal tersebut sudah mencederai marwah kelembagaan nya sebagai badan layanan publik dengan semboyan yang selalu digaungkannya yakni “stop pungli” serta dalam rangka mewujudkan provinsi Banten yang bersih, jujur dan profesional dari pungutan liar (PUNGLI). sesuai intruksi yang disampaikan oleh Bapak Gubernur dan Wakil gubernur Banten,” ungkapnya
Lebih Lanjut, kata Wildan, dugaan korupsi terkait pengadaan barang berupa KURSI KERJA JATI LED sebanyak 100 UNIT dengan no penyedia produk 04 yang menghabiskan anggaran sebesar Rp. 1.760.800.000. Dengan angka yang cukup besar kami menemukan adanya kejanggalan dalam pengadaan barang tersebut. Yang mana dalam E-katalog tidak tercantum nomer TKDN, Merek dan tidak ada nomer standar indonesia.




