Sementara siswa lainya sembari bergerombol menikmati MBG yang disajikan dari Dapur Sekolah, di aula depan sekolah, terlihat mereka sangat menikmatinya. Bahkan beberapa siswa sembari berkelakar, mau nambah.
Seusai makan, para siswa dengan sigap mengumpulkan tempat makannya di tempat yang telah disediakan, beberapa siswa mengambil inisiatif untuk mencuci sendiri tempat makan tersebut.
Dalam penerapan uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD N 01 Menteng, Jakarta Pusat, untuk tempat makan disediakan oleh pihak sekolah, sedang para siswa hanya diwajibkan membawa sendok dan garpu.
*Menerapkan Pendidikan Karakter Kepada Para Siswa*
Selain untuk pemenuhan gizi bagi perkembagan anak-anak, program makan bergizi gratis ini juga sekaligus menerapkan pendidikan karekter bagi para siswa.
Fadhil As Mubarok, Chairman of Mubarok Institute dalam beberapa tulisan yang diterima redaksi, menegaskan bahwa program MBG ini dapat menjadi media penerapan pendidikan karakter bagi para siswa. Menurutnya, program MBG ini tidak hanya menyediakan makan bergizi saja, tetapi juga menanamkan perilkau positif.
“Dalam porgam MBG sejatinya, kita juga sedang menanamkan pendidikan karakter kepada para siswa, secara tidak langsung, misalnya bagaimana para siswa untuk berdo’a terlebih dahulu sebelum makan, menjaga kebersihan dan menghormati orang lain, rasa toleransi saat antri makanan, dan rasa tanggung jawab serta kemandirian, saat makanan sudah habis harus dibersihkan dan ditaruh dimana tempat makan tersebut,” ungkap Fadhil As Mubarok.
Selain itu lanjut Fadhil, kesetaraan gizi melalui menu yang sama juga dapat membangun rasa percaya diri dan sikap hidup sederhana pada diri para siswa.
