Teropongistana Pandeglang – Anggota DPR RI Komisi IV, Arif Rahman, melakukan kunjungan lapangan ke sentra produksi emping melinjo di Kecamatan Jiput–Menes, Kabupaten Pandeglang. Dalam kesempatan tersebut, ia berdialog hangat dengan para pengrajin, melihat proses produksi secara langsung, serta mendengarkan berbagai aspirasi dan tantangan yang dihadapi masyarakat setempat.
Arif Rahman menyoroti besarnya potensi industri emping sebagai bagian dari ekosistem usaha sektor pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat. Di lokasi produksi yang dipenuhi tumpukan emping siap edar, Arif Rahman menyampaikan bahwa industri emping bukan sekadar usaha rumahan, melainkan sumber penghidupan bagi banyak keluarga. Ia menilai, potensi emping melinjo Pandeglang sangat besar dan harus mendapatkan perhatian lebih serius dari pemerintah.

“Emping ini bukan hanya makanan ringan. Di balik setiap lembar emping, ada kerja keras masyarakat, ada harapan untuk kesejahteraan. Pemerintah harus hadir, harus berpihak, agar usaha seperti ini bisa berkembang lebih besar lagi,” ujar Arif Rahman.
Ia menjelaskan bahwa produksi emping saat ini tidak hanya diminati pasar dalam negeri, tetapi juga memiliki peluang ekspor yang sangat menjanjikan. Menurutnya, jika didukung dengan baik, emping Pandeglang dapat menjadi produk unggulan yang membawa nama daerah hingga ke mancanegara.

“Emping kita punya kualitas. Pasarnya luas, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri. Kita harus percaya bahwa produk lokal bisa bersaing dan bahkan mendunia,” tambahnya.
Namun demikian, Arif Rahman mengingatkan bahwa peningkatan produksi harus dibarengi dengan ketersediaan bahan baku yang cukup. Ia mendorong pemerintah untuk mempersiapkan bibit pohon melinjo unggul secara berkelanjutan, sehingga kebutuhan industri dapat terpenuhi tanpa hambatan.


