Teropongistana.com Sorong – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor, menegaskan bahwa pengadaan seragam anggota DPR Papua Barat Daya harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.

Penegasan tersebut disampaikan Paul menyusul mencuatnya dugaan kejanggalan dalam pengadaan seragam DPR Papua Barat Daya yang disebut-sebut menelan anggaran hingga ratusan juta rupiah, namun belum pernah dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat.

Dalam keterangannya melalui sambungan telepon WhatsApp pada Senin (19/1/2026), Paul mengungkapkan bahwa persoalan pengadaan tidak hanya menyangkut seragam anggota DPR Provinsi Papua Barat Daya, tetapi juga seragam bagi staf Sekretariat Dewan.

Ia menyebutkan,nilai anggaran untuk pengadaan seragam staf Sekretariat Dewan diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta,sehingga membutuhkan penjelasan rinci terkait perencanaan dan penggunaannya.

Pengadaan seragam ini harus transparan. Bukan hanya untuk anggota DPR, tetapi juga seragam staf Sekretariat Dewan yang nilainya cukup besar. Sampai sekarang belum ada penjelasan terbuka yang bisa diakses publik terkait penggunaan anggaran tersebut,” ujar Paul.

Menurutnya, dalam sistem pemerintahan yang baik, setiap penggunaan anggaran negara wajib dipertanggungjawabkan secara jelas, mulai dari tahap perencanaan, mekanisme pengadaan, hingga realisasi anggaran.