“Pada prinsipnya, preservasi dan maintenance jalan harus dilakukan dari waktu ke waktu, terutama pada jalan-jalan yang digunakan masyarakat setiap hari,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya percepatan perbaikan menjelang arus mudik Lebaran yang diperkirakan terjadi dalam beberapa pekan ke depan. Kondisi jalan, kata dia, harus dipastikan dalam keadaan prima demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran lalu lintas.

Kementerian PU, lanjut AHY, telah memetakan titik-titik rawan kerusakan, termasuk jalan berlubang, serta menyiapkan alat berat dan material untuk perbaikan cepat di lapangan.

“Sudah dipersiapkan lokasi-lokasi yang mungkin terjadi kerusakan. Alat berat dan material juga disiapkan agar perbaikan bisa dilakukan secara cepat. Ini penting untuk menghindari kecelakaan lalu lintas dan kemacetan akibat jalan rusak,” jelasnya.

AHY memastikan akan segera melakukan pengecekan lanjutan sekaligus berkoordinasi dengan Kementerian PU agar perbaikan jalan di perbatasan Banten–Jawa Barat, khususnya wilayah Lebak, bisa segera direalisasikan.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap akses transportasi masyarakat tetap aman dan lancar, terutama saat lonjakan kendaraan pada masa mudik Lebaran.