Saat suara azan maghrib mulai terdengar, barisan pembagian takjil pun bergerak ke pengguna jalan dan pengendara yang melitas. Sapta, salah satu warga yang datang dengan anaknya kecil, menerima paket takjil dengan tangan gemetar sedikit karena emosi.

“Alhamdulillah… benar-benar membantu sekali. Kadang kami kesulitan menyediakan banyak jenis takjil untuk keluarga besar. Dengan adanya ini, kami merasa diperhatikan dan tidak sendirian,” ucapnya sambil mengusap wajah anaknya yang sedang melihat dengan kagum pada berbagai makanan yang dibagikan.

Kegiatan tidak hanya berhenti di pembagian takjil. Tim Korem 045 Garuda Jaya juga mengumumkan bahwa selama Ramadan ini, mereka akan terus menjalankan program kepedulian lainnya, mulai dari bantuan sembako bagi keluarga kurang mampu hingga berbagai kegiatan bakti sosial.

“Kita akan selalu menjaga tali silaturahmi ini. Masyarakat adalah bagian dari kita, dan kesejahteraan mereka adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Danrem sambil menyapa setiap warga yang lewat dengan ramah.

Di bawah langit yang mulai gelap, sorot lampu di lokasi pembagian menyinari wajah-wajah bahagia. Suasana kebersamaan dan kebaikan yang tercipta menjadi bukti bahwa di bulan Ramadan, setiap tindakan berbagi bisa menjadi berkah yang menghangatkan hati.