Teropongistana.com Jakarta – Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah akhir-akhir ini, menjadi bukti pentingnya pembinaan integritas. Anggota Komisi II DPR RI Indrajaya meminta pembinaan integritas pejabat dievaluasi.
Menurutnya OTT sejumlah kepala daerah merupakan indikator serius kegagalan pembinaan kepemimpinan di tingkat daerah dan pembinaan integritas pejabat publik belum menyentuh dimensi moral yang paling mendasar.

“Gelombang OTT ini adalah indikator kegagalan pembinaan kepemimpinan daerah. Berulangnya operasi tangkap tangan menunjukkan bahwa pembinaan integritas pejabat publik belum menyentuh aspek moral yang paling mendasar,” ujar indrajaya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/2026).
Selain itu perlu ada evaluasi terhadap program retret kepala daerah. Retret tersebut pada dasarnya memiliki tujuan baik sebagai forum konsolidasi nasional, tetapi maraknya pejabat yang ditangkap tangan menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas substansi pembinaannya.

“Maraknya OTT menunjukkan kita perlu menilai kembali apakah materi retret benar-benar membentuk integritas atau hanya menjadi agenda simbolik,” katanya.
Penanaman nilai moral harus menjadi prioritas utama dalam pembinaan pejabat publik.



