Ia menambahkan, Komisi I DPR RI saat ini masih menunggu perkembangan informasi dari pemerintah serta pihak terkait yang terlibat dalam pencarian dan investigasi. Mengingat lokasi kejadian berada di wilayah dengan dinamika keamanan yang kompleks, proses penanganannya juga melibatkan sejumlah otoritas internasional.
Selain mendorong penyelidikan, Dave juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan bagi WNI yang bekerja di sektor pelayaran internasional, khususnya mereka yang menjadi anak buah kapal di wilayah yang berpotensi rawan konflik.

Menurutnya, komunikasi aktif antara WNI yang bekerja di luar negeri dengan perwakilan Indonesia di berbagai negara sangat penting sebagai langkah mitigasi.
“Kami mendorong para WNI yang menjadi ABK untuk rutin berkomunikasi dengan perwakilan-perwakilan Indonesia di luar negeri agar pergerakan mereka dapat dipantau,” ujarnya.

Dave menilai komunikasi yang intensif dengan perwakilan RI akan memudahkan pemerintah dalam melakukan identifikasi serta penanganan cepat apabila terjadi situasi darurat.
“Jika terjadi sesuatu, pemerintah dapat segera mengetahui posisi mereka dan melakukan langkah penanganan yang diperlukan,” pungkasnya.



