📍 Malang • Jawa Timur

Teropongistana.com Malang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mengambil sikap tegas dan tegar. Stadion Kanjuruhan tidak akan direkomendasikan sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan bergengsi Derby Jawa Timur antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang direncanakan pada 28 April 2026 mendatang.

Baca JugaKunjungan Presiden Prabowo Subianto ke TokyoMinggu, 12 April 2026
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Tokyo awal April ini bukan sekedar kunjungan kehormatan diplomasi biasa atau sekedar seremoni “kulon newun” pemimpin baru. Ini bukan merupakan hal yang baru dalam kemitraan ini, Indonesia-Japan Maritime Forum (IJMF) yang di luncurkan sejak 2016 menjadi wadah rutin bagi kedua negara dalam membahas isyu sensitive dan strategis

Keputusan ini disampaikan langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono, dalam kegiatan Sharing Session bertajuk ‘Malang Raya Roundtable: Mencari Konsensus Publik Jelang Derby Jatim’ yang digelar di Kota Malang, Rabu (15/4/2026).

“Pemkab Malang dengan tegas tidak merekomendasikan laga Derby Jatim digelar di Stadion Kanjuruhan. Alasannya sederhana namun sangat mendalam: di sana masih tersimpan luka yang sangat dalam, luka yang belum sembuh, dan belum bisa kita lupakan begitu saja,” ujar Rahmat dengan nada penuh penghormatan.

Iklan

Ia menegaskan, sikap ini akan dibawa langsung oleh Bupati Malang, Sanusi, dalam rapat koordinasi keamanan bersama pihak kepolisian. Hingga saat ini, izin penyelenggaraan pertandingan tersebut juga dipastikan belum keluar.

“Nanti Bupati akan menyampaikan sikap ini dalam rapat di Polres. Posisi kami jelas, tidak merekomendasikan. Izin pun sampai hari ini belum terbit,” tegasnya.