“Kita saat ini sedang berada dalam masa keprihatinan global. Yang kita butuhkan adalah persatuan untuk selamat dari krisis, bukan pernyataan yang memicu polemik tidak produktif,” tegasnya.

Pesan Moral: Energi Dihabiskan untuk Kebajikan

Lebih jauh, Havid mengajak semua pihak, terutama tokoh senior, untuk kembali pada nilai-nilai kerendahan hati. Ia berharap sisa pengabdian diisi dengan hal-hal positif yang bermanfaat bagi rakyat, bukan justru memunculkan kontroversi.

“Toh, pada akhirnya kita semua akan kembali kepada Sang Pencipta. Alangkah baiknya jika energi yang ada digunakan untuk memperbanyak amal saleh dan menjaga lisan agar tetap membawa kedamaian bagi rakyat Indonesia,” tutupnya.