Teropongistana.com Jakarta – Di tengah riuh rendah perdebatan yang kadang menerpa bangsa ini, Sekretaris Jenderal Matahukum, Mukhsin Nasir, hadir membawa ketenangan. Dengan suara yang lembut namun sarat makna, pria yang akrab disapa Daeng ini mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali menggunakan akal sehat dan hati yang bersih.

“Saudara-saudaraku, cobalah renungkan sejenak. Apa gunanya bagi hukum dan negara jika kita terus menerus memutar kembali hal yang sudah selesai dan tuntas?” ujar Mukhsin Nasir dengan nada mendalam, Senin (20/04/2026).

Jangan Gali Lubang Lama, Tutup Buku Sejarah dengan Bijak

Iklan

Mukhsin menyoroti isu yang belakangan kembali diangkat mengenai mantan Presiden Joko Widodo. Baginya, hal tersebut adalah urusan yang sudah rampung dan tertutup rapat oleh hukum.

“Beliau sudah menyelesaikan amanah sebagai pemimpin bangsa. Selama memimpin, segala hal termasuk legalitas dan tanggung jawab sudah dipikul oleh negara dan hukum Indonesia. Itu sudah menjadi sejarah yang selesai,” tutur Daeng bijak.

Ia mengibaratkan, menggali hal yang sudah lewat itu ibarat mengaduk air yang sudah bening. Jika terus diaduk, air itu hanya akan menjadi keruh.