Teropongistana.com Serang – Berbagai peristiwa yang menjadi sorotan publik belakangan ini mendapatkan tanggapan tegas dari Komite Aksi Rakyat Bersatu (KARTU). Melalui Ketuanya, Adipati Naim, organisasi ini menyampaikan pernyataan sikap yang memuat sejumlah tuntutan penting demi tegaknya keadilan dan akuntabilitas pengelolaan negara.

Adipati Naim menegaskan bahwa apa yang disampaikan bukan sekadar pernyataan biasa, melainkan langkah awal sebuah gerakan yang lahir dari keprihatinan mendalam terhadap berbagai ketidakadilan yang selama ini kerap dibiarkan berlarut tanpa penyelesaian yang jelas.

“Kami meyakini, apa yang kami sampaikan hari ini bukan sekadar memulai hal yang sederhana. Lebih dari itu, kami sedang menyalakan sebuah gerakan yang lahir dari kegelisahan hati, dari rasa sakit akibat ketidakadilan yang sudah berlangsung terlalu lama, dan selama ini kerap dibiarkan berlarut tanpa kejelasan serta penyelesaian yang adil,” ujar Adipati Naim dalam pernyataannya yang diunggah melalui akun media sosial Fecebook dikutif dari http://Terasmedia.co Sabtu (26/4/2026)

Kasus Penyiraman Air Keras Jadi Sorotan Utama

Salah satu persoalan yang mendapatkan perhatian serius adalah kasus penyiraman air keras yang menimpa Andri Yunus. Menurut Adipati, kejadian ini bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan cerminan dari lemahnya penegakan hukum yang dapat menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

“Kasus penyiraman air keras yang menimpa Andri Yunus bukan sekadar peristiwa biasa yang bisa dibiarkan berlalu begitu saja. Kejadian ini adalah luka terbuka bagi rasa keadilan seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, kami menyampaikan satu tuntutan yang tegas dan tidak dapat ditawar: usut tuntas kasus ini secara terbuka dan transparan, tanpa kompromi sedikit pun, serta tidak dikaburi oleh kepentingan pihak mana pun. Kami menuntut keadilan ditegakkan melalui proses peradilan yang jujur, bersih, dan senantiasa berpihak pada kebenaran serta korban,” tegasnya.