Penegakan Hukum yang Humanis dan Berkeadilan

Jaksa Agung memberikan arahan yang sangat berharga agar ke depan pelaksanaan tugas dapat berjalan sesuai harapan. Ia menekankan pentingnya menerapkan pola penegakan hukum yang humanis dan proporsional.

Hukum tidak boleh diterapkan secara kaku dan membutakan rasa keadilan. Penegakan hukum harus mampu menyeimbangkan antara kepastian hukum, kemanfaatan, serta nilai-nilai keadilan yang hidup dan tumbuh di tengah masyarakat. Hal ini menjadi kunci utama untuk kembali meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.

Selain itu, Jaksa Agung juga mengingatkan agar seluruh jajaran menjadikan Surat Jaksa Agung Nomor 3 tanggal 17 Januari 2022 sebagai pedoman, khususnya terkait pentingnya meningkatkan pengawasan melekat di setiap satuan kerja demi menjaga integritas.

Pesan Mendalam: Nurani dan Akal Sehat

Mengakhiri arahannya, Jaksa Agung menyampaikan pesan yang sangat menyentuh dan menjadi pegangan moral bagi para pemimpin baru:

“Bekerjalah menggunakan nurani dan akal sehat yang konsisten pada kebenaran.” kata Jaksa Agung, Rabu (29/4/2026)

Dengan semangat ini, diharapkan Dr. Sutikno mampu menunjukkan kinerja dan prestasi nyata, serta membawa Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menjadi lembaga penegak hukum nomor satu, baik dalam penegakan keadilan maupun pelayanan kepada masyarakat luas.