Teropongistana.com Lebak – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Adde Rosi Khoerunnisa, menyoroti urgensi perhatian lebih terhadap kesehatan mental anak dan remaja. Isu ini dinilai merupakan bagian krusial yang harus menjadi perhatian utama dalam sistem pendidikan nasional Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan riset dan edukasi kesehatan mental yang merupakan hasil kolaborasi antara Komisi X DPR RI dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Acara berlangsung di Aula Hotel Maris Rangkasbitung, Selasa (5/5/2026).

Adde Rosi menuturkan, tantangan di dunia pendidikan masa kini tidak lagi semata-mata berpacu pada nilai akademis semata. Kondisi kejiwaan peserta didik juga menjadi sorotan penting. Berbagai faktor seperti beban belajar yang berat, dinamika keluarga yang kurang harmonis, hingga pengaruh lingkungan pergaulan berpotensi memicu gangguan mental.

Iklan

“Kesehatan mental adalah pondasi utama dalam proses belajar mengajar. Tidak ada artinya prestasi yang tinggi jika tidak didukung oleh jiwa yang sehat. Maka dari itu, deteksi sejak dini dan pendampingan yang tepat menjadi kunci,” tegas politisi Golkar tersebut.

Banyak Kasus Tertutup, BRIN Soroti Keterbatasan Data

Dalam kegiatan ini, berbagai elemen pendidikan dilibatkan, mulai dari jenjang PAUD, sekolah formal, hingga perguruan tinggi. Mereka diberikan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis gangguan psikologis, cara mengenali gejala awal, hingga metode penanganan yang berbasis pada ilmu pengetahuan dan riset.