Teropongistana.com Waisai – Fraksi Gerakan Indonesia Karya Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Raja Ampat menyampaikan pandangan akhir fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Raja Ampat Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRK Raja Ampat yang digelar di Waisai, Selasa (13/05/2026).

Pandangan akhir fraksi tersebut dibacakan oleh Sekretaris Fraksi Gerakan Indonesia Karya, Sunarto Syam. Dalam penyampaiannya, fraksi memberikan apresiasi atas sejumlah capaian pemerintah daerah, sekaligus menyampaikan 20 rekomendasi strategis sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pembangunan daerah ke depan.

Fraksi menilai kinerja Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari tingkat penyerapan anggaran yang mencapai 85 persen, ketepatan waktu penyampaian laporan pertanggungjawaban, serta meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Raja Ampat menjadi 67,36.

Meski demikian, Fraksi Gerakan Indonesia Karya menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Salah satunya adalah penguatan kemandirian fiskal daerah agar ketergantungan terhadap dana transfer pusat dapat dikurangi secara bertahap.

Selain itu, fraksi meminta agar program pembangunan lebih diprioritaskan bagi kampung-kampung terpencil yang masih mengalami keterbatasan akses infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar lainnya. Pemerataan pembangunan dinilai penting demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Dalam sektor pelayanan publik, fraksi juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat. Pemerintah daerah didorong untuk memperkuat disiplin aparatur, mempercepat pelayanan administrasi, serta meningkatkan transparansi dalam tata kelola pemerintahan.