Teropongistana.com Jakarta – Jaksa Agung,Prof ST Burhanudin mengajak seluruh jajaran Korps Adhyaksa agar menghidupkan syiar Islam melalui ibadah kurban serta berbagi kebahagiaan kepada sesama.
Hal tersebut diungkapkan Jaksa Agung ST Burhanudin dalam kata sambutannya pada acara penyerahan 57 hewan kurban (Sapi) perayaan Idul Adha 1447 H kepada pegawai Kejaksaan, pegawai honorer dan Jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka) di Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (26/5).

“Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah merupakan momentum istimewa yang sarat dengan nilai pengorbanan, ketulusan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Peristiwa besar ini sekaligus menjadi pengingat atas keteladanan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dan Nabi Ismail ‘alaihissalam yang menunjukkan sikap taat, ikhlas, serta penuh keyakinan dalam menjalankan perintah Allah SWT,” ujar Jaksa Agung.
Lebih lanjut, Jaksa Agung menekankan bahwa ibadah kurban yang dilaksanakan pada hakikatnya memiliki dua dimensi pemaknaan yang saling berkaitan, yaitu dimensi vertikal dan dimensi horizontal

Menurutnya, dimensi vertikal merupakan wujud hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa sebagai bentuk keimanan, ketaatan, dan ketakwaan kepada Allah SWT, sebagaimana yang diperintahkan dalam Al-Qur’an Surah Al-Kautsar ayat 2.
Sementara itu, sambungnya, dimensi horizontal mengatur hubungan manusia dengan sesamanya sebagai manifestasi nilai kepedulian sosial melalui semangat berbagi, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, ibadah kurban tidak boleh dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, melainkan harus menjadi sarana nyata untuk menumbuhkan solidaritas, memperkuat rasa kebersamaan, dan meningkatkan kepekaan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.



