Teropongistana.com Jakarta – Organisasi pemantau hukum, MataHukum, menyatakan dukungan penuh terhadap demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan elemen masyarakat sipil di Jakarta hari ini. Aksi tersebut dinilai sebagai refleksi sah atas akumulasi kekecewaan publik terhadap arah kebijakan nasional.

Sekretaris Jenderal MataHukum, Mukhsin Nasir, menegaskan bahwa gelombang protes ini merupakan respons konstitusional yang wajar di tengah tekanan ekonomi yang kian menghimpit.

“Aksi ini adalah wujud keprihatinan yang sah, mencerminkan suara hati rakyat yang selama ini kian tertekan,” ujar Mukhsin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/6).

Iklan

Kebijakan Ekonomi Dinilai Mencekik Rakyat
MataHukum menyoroti peta jalan kebijakan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai menjauh dari realitas masyarakat. Alih-alih menstimulus kesejahteraan, regulasi yang ada justru dianggap memperlebar jurang ketimpangan.

Mukhsin menyebut lonjakan harga BBM yang memicu kenaikan biaya hidup menjadi faktor utama merosotnya daya beli publik secara drastis.

“Kami melihat berbagai kebijakan kian tidak selaras dengan harapan masyarakat. Kebijakan yang ada justru terbukti tidak berpihak kepada rakyat,” tuturnya.