Teropongistana.com SORONG – Sejumlah pengusaha di Papua Barat Daya mengaku geram atas munculnya pemberitaan yang menyoroti usaha mereka di sejumlah media luar Papua, Minggu (28/6/2026). Mereka menduga terdapat pola tertentu di balik terbitnya pemberitaan tersebut dan meminta aparat penegak hukum mengusut pihak-pihak yang diduga terlibat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, persoalan ini bermula ketika seseorang menghubungi sejumlah pengusaha melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp dengan mengaku sebagai wartawan. Dalam komunikasi tersebut, oknum yang bersangkutan diduga meminta sejumlah uang atau bantuan.

Salah seorang pengusaha yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku pernah mengalami hal serupa. Menurutnya, setelah komunikasi berlangsung, pembicaraan berujung pada permintaan bantuan. Namun, karena permintaan tersebut tidak dipenuhi, komunikasi terhenti dan tidak lama kemudian muncul pemberitaan mengenai usahanya.
“Awalnya ada yang menghubungi dan mengaku wartawan. Setelah komunikasi berjalan, muncul pembicaraan terkait bantuan. Ketika saya tidak dapat memenuhi permintaan tersebut, komunikasi berhenti. Tidak lama kemudian terbit pemberitaan mengenai usaha saya,” ujarnya

Ia mengaku bukan satu-satunya korban. Beberapa pelaku usaha lain disebut mengalami kejadian serupa. Karena itu, ia berharap persoalan tersebut dapat ditelusuri secara hukum agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan pengusaha maupun mencoreng nama baik profesi wartawan.
Para pengusaha juga mengaku menemukan pola lain setelah pemberitaan dipublikasikan. Tautan berita disebut dikirim kepada seseorang, lalu diteruskan kembali kepada pengusaha dengan alasan berita tersebut beredar di sebuah grup percakapan.






