Menurutnya, salah satu sistem yang menjadi penopang dalam pelaksanaan ibadah haji saat ini adalah Siskohat atau Sistem Komputerisasi Haji Terpadu, yang dikembangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Siskohat merupakan sistem informasi berbasis teknologi yang dirancang untuk mengelola seluruh data dan proses yang berkaitan dengan ibadah haji.

Sistem ini mencakup tahapan pendaftaran, pembayaran biaya haji, penjadwalan keberangkatan, dan pencatatan identitas jemaah secara terpusat.

Efisiensi Proses: Mempermudah dan mempercepat proses administrasi jemaah haji melalui satu sistem digital yang terintegrasi.

Keterhubungan Lintas Instansi: Sistem ini terhubung dengan bank, imigrasi, dan maskapai penerbangan untuk memastikan kelancaran tahapan haji.

Transparansi dan Aksesibilitas: Informasi terkait penyelenggaraan haji dapat diakses dengan mudah oleh pihak terkait, termasuk jemaah dan keluarga.

Keamanan Data: Siskohat dilengkapi sistem pengamanan serta pusat pemulihan data (Disaster Recovery Center/DRC) untuk melindungi informasi jemaah.

Pemantauan Real-Time: Proses pelaksanaan haji dapat dimonitor oleh pemerintah secara langsung dari keberangkatan hingga pemulangan.

Kemenag Lebak menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan dan koordinasi, baik dengan jemaah calon haji maupun stakeholder lainnya, untuk memastikan bahwa semua tahapan penyelenggaraan haji berlangsung lancar dan sesuai ketentuan.

“Kami berupaya menjaga transparansi dan mutu layanan agar jemaah merasa aman dan nyaman selama proses pelaksanaan haji,” tambah Halimatussadiah.

Dengan penerapan sistem digital dan komitmen terhadap SOP, penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Lebak diharapkan semakin berkualitas, tertib, dan akuntabel sesuai dengan harapan masyarakat dan prinsip pelayanan publik yang baik.

Kemudian, ia menghimbau Kepada Bapak dan ibu Jema’ah Haji yang merasa dirugikan seperti yang ramai di media sosial, bahwa di kementerian agama kabupaten Lebak terjadi adanya praktik pemberangkatan jalur tol, silahkan konfirmasi langsung.

“Silahkan konfirmasi langsung, saya tunggu kehadirannya di kementerian agama kabupaten Lebak di kantor penyelenggaraan Haji dan Umroh, untuk memastikannya. dan saya bakal pastikan tidak ada Praktik keberangkatan Jema’ah Haji Lewat Jalur Tol.” Pungkasnya. (*/David)