1. Eksploitasi SDA ilegal dihukumi haram dan bertentangan dengan kewajiban taat regulasi negara.
2. Pemerintah wajib memperketat perizinan dan pengawasan AMDAL secara berkala.

3. Pemegang izin eksploitasi SDA wajib melakukan mitigasi, termasuk penghijauan dan pencegahan bencana.
Forum yang dihadiri 70 peserta dari berbagai pesantren se-Jawa Barat ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi pesantren dengan pemerintah dan industri dalam merumuskan kebijakan ekologis yang berkeadilan.

Pesantren Ekologi Al-Mizan sebagai tuan rumah menyatakan komitmennya untuk terus menjadi ruang gerak gerakan hijau di kalangan pesantren. Isu lingkungan bukan isu masa depan, tapi isu hari ini. Pesantren harus ikut mengambil peran.
Acara ini menghadirkan para mushohih dan perumus dari berbagai daerah di Jawa Barat, dengan moderasi KH. Muthiullah Hib, Lc., ME, dan pencatatan notulen oleh Ust. Nurkholis, S.Farm.
Kegiatan ini dihadiri oleh 70 peserta dari berbagai pesantren se-Jawa Barat, dengan para narasumber dan mushohih sebagai berikut:
KH. Ubaedillah Harits, M.Pd (Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Barat)

Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jawa Barat KH. Zainal Mufid S.Sos, M.Pd (Subang)
KH. Juhadi Muhammad, SH (Indramayu)

KH. Ahmad Yazid Fattah (Tim Ahli LBM PWNU Jawa Barat)
KH. Khozinatul Asror (Gedongan – Cirebon)
KH. Ahmad Muthohar, M.Pd (Lemahabang – Cirebon)
Tim perumus terdiri dari:

KH. M.N.A. Syamil Mumtaz, M.Pd (Buntet – Cirebon)
Kiai Moh. Mubasysyarum Bih, SH., M.F.U (Arjawinangun – Cirebon)

Kiai Abdul Hamid, M.Pd (Arjawinangun – Cirebon)
Ny. Hj. Ninih Khoeriyah (Warungkondang – Cianjur)

KH. Agan Sugandi (Karawang)
Kiai Rifqi Ahmad Husaeri, M.Ag (Cianjur)

Hasil bahtsul masail ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam merumuskan langkah penyelamatan lingkungan yang sesuai syariat, berkeadilan, dan berpihak pada kelestarian alam. Pesantren Ekologi Al-Mizan menegaskan akan terus bersinergi dengan LBM PWNU Jabar dalam penguatan fikih ekologis dan gerakan peradaban hijau di Indonesia.



