Teropongistana.com CIEMAS – Suasana tegang dan penuh harapan menyelimuti forum audiensi antara masyarakat Desa Mekarjaya dan Desa Ciemas dengan pihak perusahaan pertambangan yang berlangsung hari ini. Audiensi tersebut turut dihadiri anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan, termasuk kehadiran Bapak Betmen yang menjadi salah satu pihak penting dalam dialog tersebut, Minggu (8/2/2026).

Pertemuan ini bukan sekadar forum diskusi biasa. Warga datang membawa keresahan yang selama ini mereka pendam. Dengan suara lantang namun penuh harapan, masyarakat menyampaikan tuntutan yang dianggap sebagai bentuk perjuangan untuk menjaga keselamatan lingkungan, keberlangsungan pertanian, serta masa depan anak cucu mereka.

Masyarakat menilai keberadaan aktivitas pertambangan tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi semata, melainkan harus beriringan dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang nyata.

Dalam audiensi tersebut, masyarakat menyampaikan tujuh poin tuntutan utama yang menjadi aspirasi kolektif warga terdampak.

Poin pertama, masyarakat menuntut realisasi pembangunan pengaspalan jalan dari TPU hingga Pasir Manggu. Jalan tersebut selama ini menjadi akses vital warga, namun kondisinya dinilai memprihatinkan dan rawan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Poin kedua, warga mendesak perusahaan untuk membangun secara permanen dua tailing dam yang berada di wilayah Pasir Manggu dan Cibuluh. Warga menilai fasilitas tersebut merupakan infrastruktur krusial dalam kegiatan pertambangan yang harus dibangun sesuai standar operasional prosedur pertambangan yang baik. Keberadaan tailing dam yang aman dinilai sangat penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dan mencegah potensi bencana lingkungan.