Tak hanya itu, Yures juga mengungkapkan rencana besar kelompoknya untuk menjangkau wilayah lain di Provinsi Banten.

“Setelah Cilegon, kami akan menyusul ke Kota Serang, kemudian melanjutkan ke Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. Target kami adalah bisa memberikan manfaat sebanyak mungkin bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan yang penuh berkah ini di mana kita diajak untuk lebih peduli terhadap sesama,” tambahnya dengan mata yang bersinar penuh semangat.

Di salah satu titik pembagian yang terletak di halaman balai RW Ciwaduk Gede, antrean warga sudah terbentuk dengan tertib sejak pagi hari. Meskipun cuaca mulai menunjukkan sinar matahari yang cukup terik, namun semangat mereka untuk menerima bantuan tidak sedikitpun luntur.

Rahmawati, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di komplek perumahan sekitar lokasi pembagian, adalah salah satu yang paling antusias menunggu giliran.

Baca Juga Jeda Buka Puasa Hadir Lagi di Liga Inggris 2026 Rabu, 18 Februari 2026
Jeda Buka Puasa Hadir Lagi Di Liga Inggris 2026

Ketika akhirnya gilirannya tiba dan dia menerima paket sembako dari tangan Yures, wajahnya langsung dipenuhi dengan senyum bahagia yang tulus.

“Alhamdulilah pak, terima kasih ya pak! Benar-benar tidak menyangka bisa menerima bantuan seperti ini di bulan Ramadhan yang sangat kami nantikan,” ucapnya dengan suara yang sedikit bergetar karena emosi.

Baca Juga Persib Incar Remontada, Hadapi Ratchaburi di GBLA Rabu, 18 Februari 2026
Persib Incar Remontada, Hadapi Ratchaburi Di Gbla

Ia melanjutkan, sembakonya sangat kami butuhkan, terutama karena anak-anak saya juga sedang sekolah dan kebutuhan harian semakin meningkat. Sebelumnya juga pernah menerima bantuan dari kelompok pak Yures, rasanya seperti mendapatkan berkah yang luar biasa.

“Semoga kegiatan ini bisa rutin lagi seperti dulu ya pak, karena banyak sekali warga di sini yang membutuhkan dukungan seperti ini,” tutur Rahmawati sambil mengusap air mata yang hampir menetes.

Tak hanya Rahmawati, banyak juga warga lain yang mengungkapkan rasa syukur mereka. Misalnya, Supriyadi, seorang pekerja harian yang kesulitan mendapatkan penghasilan karena cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini.

“Saya sangat bersyukur ada kelompok seperti ini yang masih peduli dengan kami yang hidupnya pas-pasan. Paket sembako ini akan sangat membantu kami untuk menyambut bulan Ramadhan dengan lebih tenang tanpa harus khawatir tentang kebutuhan pokok,” ucapnya dengan senyum lebar.

Selama proses pembagian berlangsung, suasana terasa sangat hangat dan penuh kebersamaan. Anggota Tim 8 tidak hanya memberikan paket sembako, namun juga menyapa setiap warga dengan ramah, bertanya tentang kondisi mereka, dan memberikan doa serta semangat untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan baik. Beberapa anggota bahkan membawa makanan ringan dan minuman untuk diberikan kepada warga yang sedang menunggu antrean.

“Kami tidak hanya ingin memberikan bantuan materi saja, namun juga ingin memberikan sentuhan hati yang hangat bagi setiap warga yang menerima bantuan. Di bulan Ramadhan, kita diajak untuk saling mencintai dan membantu sesama, itulah yang kami coba wujudkan melalui kegiatan ini,” jelas Yures menambahkan.

Setelah seluruh 300 paket sembako berhasil disalurkan dengan lancar, Yures bersama rombongan mengambil waktu untuk berfoto bersama beberapa warga yang bersedia. Dengan wajah yang penuh senyum dan kepuasan, Yures menyampaikan harapannya untuk kedepannya.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu membuat kegiatan ini berjalan sukses, mulai dari para donatur yang telah memberikan kontribusi, hingga seluruh anggota Tim 8 yang telah bekerja keras dari pagi hari. Semoga amal kebaikan yang kita lakukan ini bisa menjadi berkah bagi kita semua, dan bisa menginspirasi banyak orang lain untuk juga peduli terhadap sesama di bulan suci Ramadhan ini dan seterusnya,” pungkas Yures sebelum mengakhiri kegiatan pada hari itu.

Suasana yang penuh kehangatan dan berkah tetap terasa di lokasi pembagian meskipun rombongan Tim 8 sudah pergi. Bagi warga Cilegon yang menerima bantuan, paket sembako tersebut bukan hanya sekadar bahan makanan, namun juga menjadi bukti bahwa masih ada banyak orang yang peduli dengan mereka, terutama di bulan yang penuh berkah ini. Semoga aksi peduli dari 98 Resolution Network Tim 8 bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat di seluruh Provinsi Banten.