Teropongistana.com Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, meminta pemerintah menyiapkan skenario darurat terkait pembiayaan dan logistik penyelenggaraan ibadah haji di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Menurut Selly, langkah antisipatif perlu disiapkan sejak dini untuk memastikan kepastian dan keselamatan jamaah haji Indonesia tetap terjamin.

“Pemerintah harus menyiapkan berbagai opsi sejak sekarang, mulai dari koordinasi diplomatik, kesiapan maskapai, hingga skema pembiayaan darurat, agar kepastian dan keselamatan jamaah tetap terjamin,” kata Selly Selasa (10/3/2026).

Iklan

Ia menjelaskan, skenario darurat tersebut penting disusun untuk mengantisipasi kemungkinan jamaah haji Indonesia harus berada lebih lama di Arab Saudi apabila situasi konflik berdampak pada jadwal pemulangan.

Setiap tahun, Indonesia memberangkatkan sekitar 210.000 jamaah haji. Sebagian besar kontrak layanan, seperti akomodasi, konsumsi, dan transportasi, umumnya hanya berlaku selama masa operasional musim haji.

Selly mengingatkan, apabila terjadi situasi luar biasa yang membuat jamaah tertahan di luar skema normal, maka akan muncul persoalan tambahan terkait pembiayaan layanan bagi jamaah.