Teropongistana.com Lebak – Dalam rangka memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya pelindungan kekayaan intelektual serta kemudahan legalitas usaha, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten memberikan sosialisasi merek kolektif dan perseroan perorangan bagi 100 orang masyarakat di Kabupaten Lebak.
Sosialisasi dilakukan sebagai langkah konkret dalam memperkuat fondasi hukum dan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan koperasi desa, Selasa (28/04/2026), bertempat di Aula Multatuli Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten, Pagar Butar Butar, menegaskan bahwa tantangan utama pelaku usaha saat ini tidak hanya pada kualitas produk, tetapi juga pada aspek identitas dan perlindungan hukum.
“Di era kompetisi global saat ini, sebuah produk atau karya tidak cukup hanya bagus, namun juga harus memiliki identitas, perlindungan hukum, dan nilai tambah yang membedakannya di pasar,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kemudahan pendirian Perseroan Perorangan merupakan bentuk intervensi negara untuk memperepat transformasi UMKM agar lebih profesional.
“Ini adalah karpet merah bagi para pengusaha kecil untuk bisa naik kelas menjadi lebih profesional, sehingga dapat lebih mudah mengakses pembiayaan perbankan bahkan memperluas jangkauan pasar,” tambahnya.




