“Ini memberikan indikasi bahwa pengawasan KemenPUPR dan BBWS sangat lemah. Selain itu, kami juga menyayangkan perusahaan sebesar PT Basuki Rahmanta Putra (BRP) masih mengabaikan safety” tambahnya.

Deni mendesak KemenPUPR dan BBWS C3 untuk segera menindak PT Basuki Rahmanta Putra (BRP), agar kejadian kematian dua anak kecil di proyek KSCS di Desa Mekarsari sebulan yang lalu tidak terulang kembali.

“Kita harus belajar dari kejadian sebelumnya yang sudah memakan korban dua anak kecil akibat tidak adanya pagar hoarding, kami meminta KemenPUPR dan BBWS untuk konsern dibidang K3/safety pada proyek PSN ini” pungkas Deni.

Sampai berita ini diturunkan, kami masih mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.