Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menegaskan bahwa kehadiran SPPG ini adalah bentuk konkret peran aktif Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk meningkatkan taraf kesehatan dan kualitas gizi bangsa.

Di bawah naungan Polresta Tangerang, saat ini telah berdiri 30 unit SPPG yang terbagi menjadi dua pengelolaan: 12 unit berada di bawah kendali langsung Polda Banten, dan 18 unit lainnya dikelola secara mandiri oleh Polresta Tangerang.

Dari jumlah keseluruhan tersebut, enam unit di antaranya sudah beroperasi penuh melayani warga, meliputi SPPG 1 Cikupa, SPPG 2 Sukamulya, SPPG 3 Kresek, SPPG Raksa 6 Kresek, SPPG Raksa 5 Rajeg, dan SPPG Raksa 15 Kronjo.

“Berjalanannya enam unit ini telah memberi manfaat langsung bagi 10.926 warga yang tercatat sebagai penerima layanan,” ungkap Indra Waspada.

Lebih jauh ia menjelaskan, sasaran utama program ini adalah pemenuhan asupan gizi seimbang bagi siswa sekolah, anak balita, serta ibu hamil dan menyusui. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka prevalensi stunting yang masih menjadi fokus utama pembangunan kesehatan nasional.

Tak hanya soal gizi, standar keamanan pangan juga menjadi prioritas utama. Seluruh makanan yang disalurkan diproses melalui tahapan ketat dengan standar higienitas tinggi agar kualitas yang diterima masyarakat benar-benar terjamin dan aman dikonsumsi.

“Program ini juga punya dampak ekonomi berantai yang positif. Bahan baku yang kami gunakan diprioritaskan dibeli dari petani, peternak, dan nelayan lokal. Selain membantu perekonomian warga, kehadiran SPPG juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di sekitar lokasi,” tambahnya.

Pada kesempatan peresmian serentak tersebut, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan apresiasi khusus atas peran strategis Polri yang hadir di tengah masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis.