Teropongistana.com Aceh – Aktivitas warga Desa Pante Peusangan, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, perlahan kembali bergeliat. Setelah berhari-hari hidup tanpa listrik akibat banjir dan longsor, bantuan genset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang disalurkan melalui PT PLN (Persero) mulai menerangi rumah, fasilitas umum, hingga tempat ibadah warga, Sabtu (10/1/2026).
Dengung mesin genset kini menjadi penanda kembalinya harapan. Anak-anak kembali bermain di bawah cahaya lampu, sementara warga dapat menjalani aktivitas harian dan ibadah dengan lebih aman dan nyaman. Bantuan ini menjadi solusi sementara di tengah upaya pemulihan jaringan listrik yang masih terkendala akses dan kerusakan infrastruktur.
Banjir dan longsor sebelumnya tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga memutus jaringan kelistrikan di sejumlah wilayah Aceh, khususnya daerah yang sulit dijangkau. Hingga kini, masih terdapat desa-desa yang terisolasi akibat akses jalan yang belum sepenuhnya pulih. Untuk menjawab kebutuhan listrik dasar masyarakat, Kementerian ESDM menyalurkan bantuan 1.000 unit genset yang didistribusikan PLN ke wilayah terdampak.
Salah seorang warga Desa Pante Peusangan, Nirwa, tak kuasa menahan haru saat genset tiba dan mulai dioperasikan di desanya.
“Alhamdulillah. Kami senang sekali. Terima kasih kepada Bapak Menteri ESDM dan PLN. Kami sangat senang menerima bantuan genset ini,” ujarnya.
Rasa syukur juga disampaikan Muhammad Lidan, pengurus Musala Dusun Tanoh Rata. Ia mengungkapkan bahwa sebelum adanya genset, aktivitas ibadah pada malam hari berjalan terbatas karena minimnya penerangan.
