Dalam pandangan Ade Andriana, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Di saat perubahan berlangsung cepat dan nilai-nilai sosial kerap tergerus, Pramuka diharapkan hadir sebagai ruang pembentukan karakter yang kokoh dan berkelanjutan.
“Pramuka harus menjadi penopang pembentukan karakter generasi muda. Kita tidak hanya membentuk individu yang cerdas, tetapi juga berintegritas, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial,” lanjutnya.
Sebagai Wakil Ketua Kwarcab, Ade Andriana berkomitmen untuk memperkuat pembinaan di tingkat gugus depan, meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan, serta membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat luas.
“Kolaborasi adalah kunci. Gerakan Pramuka akan berjalan kuat jika seluruh elemen bergerak bersama dengan visi yang sama,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka Lebak Amir Hamzah dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya soliditas kepengurusan dalam menjaga marwah dan peran Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal yang berkontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi Gerakan Pramuka Kabupaten Lebak untuk terus bergerak, beradaptasi, dan memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berjiwa kebangsaan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kini, dari simpul tali yang dahulu dipelajari dengan tangan kecil hingga amanah besar yang kini diemban, perjalanan Ade Andriana menjadi gambaran tentang kesetiaan pada nilai. Kepanduan yang telah mengalir dalam nadi pengabdiannya menjadi bekal untuk menjaga api Pramuka tetap menyala, tidak hanya sebagai tradisi organisasi, tetapi sebagai nilai hidup yang terus diwariskan di bumi Lebak.
