•Minyak Goreng: Hanya Rp13.500, dari harga pasar Rp23.000 (Subsidi Rp9.500).

•Gula Pasir: Hanya Rp12.000, dari harga pasar Rp19.000 (Subsidi Rp7.000).

•Bawang putih: Hanya Rp15.000, dari harga pasar Rp35.000 (Subsidi Rp20.000).

•Bawang Merah: Hanya Rp25.000, dari harga pasar Rp45.000 (Subsidi Rp20.000).

•Cabai Merah Keriting: Hanya Rp30.000, dari harga pasar Rp50.000 (Subsidi Rp20.000).

•Cabai Rawit Merah: Hanya Rp35.000, dari harga pasar Rp55.000 (Subsidi Rp20.000).

•Cabai Rawit Hijau: Hanya Rp35.000, dari harga pasar Rp55.000 (Subsidi Rp20.000).

Pelaksanaan Warteksi di hari pertama terpantau padat, masyarakat pun terlihat antusias seperti Kurnia Rahma, seorang warga asal Sukanegara yang sudah mengantre sejak pukul 07.00 WIB, ia mengungkapkan dengan adanya kegiatan tersebut dirinya merasa terbatu terutama komoditas yang ditawarkan mendapat subsidi yang sangat besar.

“Sangat senang karena bisa mengurangi beban ibu-ibu. Tadi saya beli minyak dan cabai. Harapannya acara seperti ini lancar terus dan diadakan lagi untuk membantu rakyat,” ungkap Kurnia.

Resmiyati menekankan bahwa target utama dari Warteksi Gemilang adalah menjaga stabilitas ekonomi makro di wilayah Kabupaten Tangerang. Program Warteksi ini terbuka bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang dan masyarakat diminta untuk datang lebih awal guna memastikan ketersediaan kuota komoditas yang ada.

“Harapan kami, daya beli masyarakat meningkat karena harga yang murah, dan yang terpenting adalah stabilitas ekonomi khususnya di Kabupaten Tangerang menjadi semakin kokoh dan inflasi tetap terkendali,” tutupnya.