Selasa (17/2/2026), sinyal untuk mulai kerja diberikan. Tak hanya kaum pria yang datang berkumpul – ibu-ibu yang biasanya sibuk di dapur atau mengurus anak juga ikut bergabung.

Beberapa membawa ember dan sekop, yang lain membantu membongkar agregat B dari dump truck, bahkan ada yang dengan senang hati membersihkan reruntuhan di pinggir jalan. Mereka bekerja dengan keringat bercucuran, meskipun cuaca mulai menunjukkan tanda-tanda panas yang menyengat.

Total digunakan 70 meter kubik agregat B dan batu belah – setara dengan 10 dump truck. Sebagian bahan pembangun diberikan dari bantuan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya senilai Rp4 juta untuk lima dump truck, sementara sisanya didukung oleh kontribusi dari masyarakat sendiri. Tak sedikit di antara mereka yang mengorbankan uang yang seharusnya digunakan untuk belanja kebutuhan Ramadan demi membeli bahan tambahan perbaikan jalan.

Setelah berjam-jam bekerja bersama, jalan akhirnya siap digunakan kembali. Permukaan yang dulunya bergelombang kini rata, lubang yang sering membuat kendaraan mogok hilang, dan perjalanan bisa dilalui dengan lebih nyaman. Saat Musa melihat wajah-wajah warga yang penuh lelah namun bersinar dengan kebanggaan, ia tak bisa menahan rasa terharu.

“Di saat banyak orang sibuk menyambut Ramadan dengan berbagai persiapan, mereka justru memilih untuk memperbaiki jalan yang jadi tulang punggung kehidupan kita semua,” ujar Musa dengan suara yang sedikit bergetar.

Kolaborasi ini bukan yang pertama kalinya dilakukan. Sehari sebelumnya, Senin (16/2/2026), Musa juga turut serta bersama warga Kampung Pangairan, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, merehabilitasi jalan sepanjang 500 meter yang sama-sama rusak parah.

Meskipun perbaikan kali ini hanya bersifat sementara, harapan besar terpancar dari setiap wajah warga. Mereka berharap, suatu hari nanti jalan tersebut bisa dibangun secara permanen dengan standar yang baik.

“Gotong royong ini solusi sementara. Tapi kita berharap, kelak ada pembangunan yang benar-benar kuat agar akses kita semakin lancar dan ekonomi masyarakat bisa tumbuh,” ucap Musa sambil melihat beberapa anak kecil yang sudah mulai bermain riang di pinggir jalan yang baru diperbaiki.