Kemudian baru tanggal 1 Juli 1946, semua Polisi yang ada di Indonesia disatukan menjadi Polisi Nasional Indonesia oleh Perdana Mentri RI dan selanjutnya tanggal 1 Juli 1946 ditetapkan sebagai Hari Bhayangkara.

Oleh karenanya Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 76 tahun 2022 ini, merupakan momentum yang sangat tepat bagi Semua Jajaran dan Anggota Polri untuk BERSATU DAN BERTEKAD untuk melaksanakan Amanat Presiden Jokowi yang menyatakan sebagai berikut :

Atas nama rakyat, bangsa, dan negara, Presiden mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-76 dan memberikan penghargaan atas kerja keras Polri dalam melayani rakyat dan dalam membela bangsa dan negara.

Presiden dan seluruh rakyat Indonesia menaruh harapan besar kepada Polri. Kewenangan Polri sangat besar.
Organisasi Polri menembus sampai tingkat desa dan setiap hari anggota Polri besentuhan langsung dengan masyarakat.

Di manapun Anggota Polri bertugas, Saudara selalu dalam pengamatan rakyat, Saudara selalu dalam penilaian rakyat. Rakyat menilai apakah perilaku Polri sesuai dengan harapan rakyat.

Survei terbaru Kompas kemarin, 58,3 persen responden menyatakan tindakan Polri sudah sesuai dengan visi presisi.
Tapi ingat, 28,6 persen menyatakan belum sesuai.Selain membaca survei, Presiden juga terus mengikuti pemberitaan di media konvensional dan media sosial.

Baca JugaMEWUJUDKAN POLISI JUJURJumat, 1 Juli 2022
MEWUJUDKAN POLISI JUJUR

Setiap kecerobohan di lapangan, sekecil apapun, akan merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Oleh karena itu, bekerjalah dengan hati-hati, bekerjalah dengan presisi.

Tugas berat kita bersama masih sangat banyak.Pertama, pandemi Covid-19 masih perlu penanganan yang serius.
Presiden minta Polri selalu siaga dalam penanggulangan Covid-19.

Kedua, kita *harus waspada terhadap krisis energi, krisis pangan, dan krisis keuangan.
Polri harus mampu memastikan kamtibmas agar kita lebih kokoh dalam menghadapi tantangan ini. Ketiga, kita harus semakin siap dalam menghadapi ancaman kejahatan berbasis teknologi terbaru.Polri harus lebih maju dibanding pelaku kejahatan. *Polri harus terus berinovasi dan meningkatkan penguasaan teknologi.

Banyak agenda nasional lain yang harus didukung oleh Polri.Pertama, pembangunan Ibu Kota Negara.Pindah ibu kota adalah pindah cara kerja untuk membangun motor kemajuan Indonesia ke depan. Polri harus mengawal agar dapat berjalan lancar dan tepat waktu.

Kedua, agenda G20 yang sudah berlangsung, harus terus dikawal. Puncaknya nanti adalah KTT G-20 di bulan November yang akan dihadiri para Kepala Negara anggota G-20. Ketiga, agenda besar demokrasi Pileg, Pilpres, dan Pilkada serentak harus diantisipasi dengan baik. Berikan dukungan kamtibmas secara maksimal agar pesta demokrasi ini bisa berjalan dengan baik.

Guna menghadapi tugas Polri yang semakin berat, individu Anggota Polri dan Kelembagaan Polri harus terus berinovasi.

Harus semakin adaptif, responsif, dan bertransformasi menjadi institusi modern dan bersinergi dengan TNI, Kementerian, dan Lembaga dalam menjalankan tugasnya.
Presiden menganggap perlu mengingatkan rasa keadilan dan kemanfaatan hukum harus dirasakan oleh masyarakat.

Polri harus mengedepankan upaya pencegahan dalam menjaga kamtibmas. Lakukan berbagai tindakan pemolisian dengan humanis, namun tegas ketika diperlukan.Jadikan penegakan hukum sebagai upaya terakhir harus taat prosedur dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Terakhir, Presiden mengajak kita semua untuk berdoa.Semoga Bhayangkara Polri yang gugur dalam tugas diberikan tempat yang mulianya di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Semoga seluruh personel Polri dan keluarganya senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan.
Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia.Teruslah menjadi Rastra Sewakottama, abdi utama nusa dan bangsa.Selamat bertugas!!

Sebelumnya dalamrangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-76, tanggal 1 Juli 2022 ini, ada beberapa Tanggapan dan Harapan sebagai berikut:

Kapolri meminta seluruh jajaran kepolisian bekerja ikhlas dengan memberikan pengabdian terbaik sehingga Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat.

Presiden Jokowi meminta kehadiran Polri di tengah rakyat tanpa jeda karena diperlukan saat pemulihan ekonomi dan penanganan kesehatan demi mewujudkan Indonesia damai dan maju.

Ketua DPR, RI Puan Maharani* harap Polri semakin profesional dan terus humanis dalam memberikan pelayanan kepada rakyat.

Menkopolhukam Mahfud MD mengharapkan Polri makin profesional dalam bekerja dan kian dicintai masyarakat.

Ketua Penasihat Ahli Kapolri, Sisno Adiwinoto mengatakan HUT Bhayangkara menjadi momentum membangun anggota polisi sebagai insan Bhayangkara negara yang jujur; memiliki sikap batin, pikiran, dan ucapan yang sejalan dengan nilai-nilai agama, moral, kesusilaan, dan kemanusiaan serta kaidah-kaidah hukum sesuai konsep NKRI.

Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso mengatakan peringatan Hari Bhayangkara ke-76 harus jadi momentum Polri untuk terus membersihkan anggotanya yang menyimpang dan mengkhianati kode etik.

Anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman
nilai konsep Presisi Kapolri dirasakan masyarakat dan berhasil diterapkan di sejumlah bidang, seperti bidang lalu lintas dengan E-TLE dan bidang reserse dengan SP2HP.

Baca JugaPresiden Jokowi tiba di Rzeszow, PolandiaSelasa, 28 Juni 2022
Presiden Jokowi tiba di Rzeszow, Polandia

Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan nilai Polri di Bawah Jenderal Listyo Sigit terus semakin baik.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, menilai kinerja Polri dibawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit sudah lebih baik, misalnya penanganan pengaduan masyarakat yang dulunya lambat responnya, sekarang dengan adanya Dumas Presisi yang sudah terkoneksi dengan E-Lapor Kompolnas maka laporan cepat direspon dan diupayakan segera ada kepastian hukum.

Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama
berkeyakinan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit dengan visi Presisinya sudah menunjukan semangat reformasi birokrasi Polri yang semakin baik, harapkan teknologi polisi jangan kalah dengan pelaku kejahatan siber.Pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas Kertopati

ingatkan agar Polri itu netral dari intervensi politik dan/atau Polri tidak bermain politik praktis, tetapi harus paham politik.

Salam Presisi.

Semarang, 5 Juli 2022.
Irjen Pol Purn Drs Sisno Adiwinoto./
-Pengamat Kepolisian.
-Ketua Penasihat Ahli Kapolri.